Rabu, 31 Juli 2013

Ketika Keinginan Bertemu Keluarga Terbentur Keperluan "Keluarga Baru"

ramadhan kali ini, memang menjadi bulan ramadhan yang paling singkat buatku untuk berada di rumah bersama orang-orang yang aku sayangi, keluarga.entah apa yang ada di fikiranku, aku rela mengorbankan masa liburku yang idealnya sudah bisa aku ambil sejak akhir april lalu. tapi, ternyata aku baru tiba di kampung halamanku ini pada akhir bulan ini. baru kemarin aku kembali bertemu dengan keluarga ku, setelah terakhir kali pulang pada awal januari lalu. setengah tahun tidak pulang.aku heran. padahal, ketika aku masih ada di IC, kau tahu, pulang adalah hal yang paling aku kejar. tak peduli apapun. setiap ada libur panjang aku pasti langsung berada di rumah, bersama keluarga, di hari pertama liburan itu. tapi kali ini, bahkan hingga hari ke 20 ramadhan pun aku masih berada di kota kembang, bandung. aku menghabiskan masa liburku bersama 'keluarga' baruku di kampus, teman-teman calon divisi keamanan OSKM ITB 2013, teman-teman Eltoro, dan tentunya anak-anak gicen yang super aneh itu.

ketika aku tiba di rumah, aku tersadar, hanya dua minggu yang aku miliki di rumah ini bersama keluargaku sebelum aku harus kembali menajalani kehidupan di bandung, itupun hanya hitungan kotor. mungkin tak sampai dua minggu aku berada di kota kelahiranku ini. bunda sempat terlepas ucapannya, bertanya padaku,'kenapa ibnu baru pulang sekarang nak?' tak bisa ku jawab, hanya tersenyum, tergugu. aku sadar, bahwa sebagai seorang anak, pulang dan bertemu kedua orangtua ku, bercengkrama dengan mereka adalah kewajibanku. tapi, keinginanku untuk bersama keluarga, terbentur dengan kepentingan 'keluarga' ku di sana. aku tak bisa meninggalkan keluarga ku disana begitu saja dan memberikan mereka tanggungan berat karena ketiadaanku bersama mereka. terlalu banyak pelajaran hebat yang akan aku lewatkan jika aku pulang lebih awal di ramadhan kali ini.

tapi satu hal, semua ini aku lakukan untuk pembelajaran. dan pembelajaran itu aku tujukan untuk bisa menjadi orang hebat, orang yang selalu ayah dan bunda bayangkan dan inginkan di setiap alunan doa ayah bunda. semua ini aku lakukan untuk membuat kalian bangga akanku. untuk membahagiakan kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar