Sabtu, 05 Oktober 2013

Berislamlah Karena Alasan

ada satu pertanyaan yang harus mampu kita jawab, yang bersangkutan dengan keberagamaan kita, tentang alasan kita dalam beragama. ya, pertanyaan itu adalah, mengapa kita islam? hal ini harus mampu kita, sebagai seorang muslim, jawab dengan lantang dan sangat yakin. mungkin ada yang belum menemukan jawabannya, dan menjawab jika islam karena dia beruntung karena telah terlahir dari orang tua yang telah beragam islam. tidak kawan, tidak cukup hanya sekadar itu yang menjadi dasar alasan kita dalam memilih islam sebagai agama yang kita anut. karena, jika kita hanya memiliki dasar seperti itu dalam beragama, lalu bagaimana dengan orang yang tidak beruntung sama sekali karena telah terlahir dari orang tua yang sama sekali tidak mengenal islam. jika hanya karena orang tua, berarti mereka yang tidak beruntung itu tidak bisa disalahkan jika mereka tidak islam, karena yang salah adalah orang tuanya, atau bahkan orang tuanya juga tidak salah karena, mungkin, orang tuanya tersebut juga tidak islam karena orang tua mereka tidak islam, atau begitu selanjutnya hingga yang salah hanyalah nasab mereka yang pertama kali tidak islam, dan keturunan-keturunannya selanjutnya itu hanya tidak beruntung sehingga tidak bisa disalahkan jika mereka tidak islam. tidak kawan, semua ini bukan hanya tentang dari keluarga yang beragama apa seseorang dilahirkan, tidak hanya tentang itu.

hal lain yang akan muncul jika kita beralasan hanya karena orang tua, mungkin ada yang pernah bertanya di dalam benaknya, apakah adil jika seorang manusia yang semenjak lahir tidak dikenalkan dengan ajaran islam, apakh itu adil? mereka memang tidak pernah tahu tentang islam, bagaimana pula mereka bisa memilih islam. mungkin juga ada yang pernah terbersit karena hal ini, terbersit meragukan keadilan sang maha adil, nauzubillah. kembali, masalah agama tidak hanya sekadar masalah nasab saja. allah itu benar-benar maha adil.

mengapa? dalam masalah agama, sebenernya allah udah memberi hidayah yang sama besarnya buat tiap orang yang ada di dunia ini. baik dia sejak lahir beragama islam ataupun tidak. tidak hanya kepada yang sejak lahir telah muslim, tapi juga yang tidak. allah akan tetap membukakan dan memberikan pintu hidayah pada mereka. karena sesungguhnya mereka itu memiliki sedikit getaran di hatinya ketika melihat islam. mereka akan tergetar hatinya ketika mendengar bacaan kalam allah, alquran, mereka akan tergetar hatinya ketika mendengarkan azan berkumandang, ketika para lelaki berbondong-bondong menuju masjid di hari jumat. setiap saat mereka melihat islam, allah akan menggetarkan hati mereka. secara alam bawah sadar, mereka memiliki keinginan untuk mengetahui islam secara lebih jauh. inilah hidayah allah yang diberikan pada mereka tapi apa? terkadang mereka sendirilah yang menafikkan keinginan alam bawah sadar mereka itu. mereka memalingkan getaran hati yang telah diberikan allah itu, dan lebih memilih mempertahankan agama mereka karena merasa telah dari lahir beragam itu, dan gengsi jika harus mengakui kebenaran islam. ya, mereka hanya tidak mau, bukan tidak diberi hidayah. mereka hanya mengikuti orang tua.

karena itulah, kita sebagai seorang yang berislam, harus memiliki satu alasan yang kuat mengapa kita memilih islam. alasan itu, adalah karena kita telah mendalami islam, telah tau islam, dan telah yakin dengan islam dari apa yang telah kita pelajari tersebut. kita telah memantapkan diri kita bahwa islam memang agama yang haq, agama yang benar. inilah alasan yang harus kita miliki, karena kita telah mendalami islam. masalah keturunan, itu hanya suatu bentuk hidayah yang diberikan allah. tapi tidak bisa dijadikan alasan. lihatlah, betapa banyak orang yang berbuat kerusakan padahal mengaku beragama islam. itu karena mereka tidak punya alasan yang kuat dalam beragama islam itu. mereka tidak mendalaminya, hayna sebatas keturunan. karena sesungguhnya dengan kita lebih mendalami agama allah ini, allah akan membuat kita lebih yakin dan mantap dengan apa yang kita pegang. allah akan membuat kita semakin mantap dengan keislaman kita. tidak seperti orang yang beragama lain yang mendalami agamanya. karena dalam kasus itu, allah juga akan membuat dia semakin sadar jika agamanya itu sebenarnya adalah agama yang salah. semakin tinggi ilmu agama lain yang dimiliki seseorang beragama tersebut, sesungguhnya allah telah membuat hatinya lebih tergetar bahwa islamlah agama yang benar. namun, kembali lagi tergantung pada orang itu. kebanyakan dari mereka tidak mau dan malu mengakui bahwa islamlah yang benar. karena mereka saja tidak akan senang hingga kita masuk agama mereka, apalagi jika mereka yang memeluk agama kita, bisa kebakaran jenggot mungkin.

karena itu, ayolah, dalami islam, agama kita, yang saya bisa dan berani katakan, pasti adalah agama yang benar. ayolah, kita dalami agama allah ini supaya kita tidak mudah digoyahkan keimanan kita, supaya agama kita tidak mudah dibeli begitu saja saat kita kelaparan, saat kita jatuh cinta, bahkan saat kita diancam akan dibunuh sekalipun. kita tetap bisa mempertahankan keyakinan agama yang kita anut. hanya dengan mendalami islam. ya, hanya dengan itu. jangan sampai kita berislam hanya karena keturunan. karena seperti yang saya katakan tadi, betapa banyak orang yang mengaku muslim, tapi mereka bertindak sama sekali tidak mencerminkan islam. karena islam itu pasti benar, tapi muslim tidak semuanya adalah orang yang benar. nauzubillah, semoga kita menjadi dan termasuk muslim yang berislam dengan benar dan sempurna.

wahai zat yang maha membolak-balikkan hati, mantapkanlah hati kami untuk tetap berada dijalan agamamu, bantulah kami untuk menjaga keimanan kami, untuk tetap selalu menjadi hambamu. aammiin.


6 komentar: